Sabtu, 10 September 2011

INSYA ALLAH....



Download Youtube Video Clip Maher Zain – Insya Allah (feat. Fadly Padi)
Foto Artis Indonesia


Ketika kau tak sanggup melangkah

Hilang arah dalam kesendirian
Tiada mentari bagai malam yang kelam
Tiada tempat untuk berlabuh

Bertahan terus berharap

Allah selalu di sisimu

Insya Allah, Insya Allah

Insya Allah ada jalan
Insya Allah, Insya Allah
Insya Allah ada jalan

Every time you commit one more mistake

You feel you can’t repent and that it’s way too late
You’re so confused wrong decisions you have made
Haunt your mind and your heart is full of shame

But don’t despair and never lose hope

’Cause Allah is always by your side

Insya Allah, Insya Allah

Insya Allah you’ll find a way

Insya Allah, Insya Allah

Insya Allah ada jalan

Turn to Allah He’s never far away

Put your trust in Him, raise your hands and pray
Oh Ya Allah tuntun langkahku di jalanmu
Hanya engkaulah pelitaku
Tuntun aku di jalanmu selamanya

Insya Allah, Insya Allah

Insya Allah we’ll find our way
Insya Allah, Insya Allah
Insya Allah we’ll find our way

Insya Allah, Insya Allah

Insya Allah we’ll find our way
Insya Allah, Insya Allah
Insya Allah we’ll find our way


serpihan hati....

jari-jariku bersiap di atas kertas menulis nama dan kisah tentang kita, terangnya cahaya lampu membuat mataku silau terkadang buyarkan semua kata yang telah kurangkai ini. tentang kita, tentang apa yang kita lalui dan bagaimana caramu mengakhiri semuanya. Masih terekam dengan jelas peristiwa malam itu....seperti biasa hadirmu selalu tiba2, pun dengan malam itu. waktu yang begitu singkat tapi cukup mengesankan buatku, buatmu mungkin biasa-biasa saja! entah kenapa, sosokmu selalu memenjara hati dan pikiran ini, memasungnya hingga tak mampu untuk berlogika lagi.
Maaf, karena aku tidak punya pengetahuan tentang dia sebelumnya, yang pasti rasa ini telah ada jauh sebelum dia hadir dalam hidupmu... (cukup untuk sekedar kau tahu)

ada serpihan asmara yang tercampakkan
ada serpihan rindu yang sulit untuk disatukan
ada benih pengharapan yang sulit untuk disemaikan


Minggu, 04 September 2011

KADO CINTA.......



Mata itu...telaga bening menyejukkan
kutemukan di antara gelombang
orang-orang screening....

Sebuah persentuhan hati telah terikrarkan
dan perjumpaanku, kuharap menjadi perjumpaan yang abadi
perjumpaan cinta insaniyah
perjumpaan menuju sesuatu yang ilahiyah

mata itu....mata kekasih
mata yang di kedalamannya aku bersimpuh
dan mengurai segala kelemahanku
mata yang dengan segala binarnya telah
memberiku kandl-kandil kesejukan...

mata itu...kokoh berdiri
melarutkan segerombol kegelisahan
meluruhkan tetes-tetes embun kembara di padang tandus
dan memetikkan dawai kerinduan....

Selasa, 16 Agustus 2011

FALSAFATUNA ; Materi, Filsafat dan Tuhan dalam Filsafat Barat & Rasionalisme Islam

Judul        : FALSAFATUNA ; Materi, Filsafat dan Tuhan dalam Filsafat Barat & Rasionalisme Islam
Penulis        : Muhammad Baqir Shadr
Penerbit      : RausyanFikr 
Terbit           : Februari 2013
Halaman     : 373
Harga          : Rp 70.000,-

Fokus pembahasan buku ini sesungguhnya adalah permasalahan pengetahuan, atau epistemologi, dan hakikat alam semesta. Dengan mendasarkan diri pada nilai positif dan peran logika serta melakukan secara ekstensif tradisi filsafat Islam, penulis menyediakan serangkaian kritik terhadap empirisme, materialisme dialektis, dan mazhab-mazhab pemikiran lain yang tersebar didunia modern. 
     Penulis berusaha menjelaskan landasan seluruh pola pemikiran dan ideologi tersebut yang telah mencengkram dunia Islam sejak abad ke-19 serta telah mengguncang pandangan Islam tentang realitas berdasarkan supremasi Tuhan dan pengetahuan yang mengarah kepada-Nya. Karya ini didasarkan pada pembuktian intelektual yang kuat, bukan pada sekadar makna eksternal wahyu yang didukung oleh peremehan terhadap logika dan pemahaman intelektual. 
       Kehadiran buku Falsafatuna karya Ayatullah Muhammad Baqir Shadr untuk pembaca Indonesia ini memberikan kesempatan lebih luas bagi banyak kalangan untuk mengkaji dan meneliti serta memahami betapa antara materi dan nonmateri, antara akal dan wahyu, antara agama dan ilmu pengetahuan, bukanlah wilayah yang terpisah. Pendekatan Filsafat Islam dengan teori khas Mulla Shadra: Teori Gerak Substansial/Al-Harakah Al-Jauhariyyah/evolusi integrasi jiwa dipandang sebagai perjalanan dari materi ke nonmateri yang dapat dipahami dan tidak terbatas pada penerimaan serta pemahaman metafisika yang dogmatis dan doktriner, sebagaimana dipahami Barat.
    Filsafat Islam ingin meneguhkan bahwa selain kebutuhan kepada sains untuk mengungkapkan realitas, kehadiran metafisika Islam juga ingin meneguhkan hubungan manusia dengan realitas objektif di alam ini yang tidak sekadar dalam pandangan materiel, tetapi juga aspek nonmateriel yang juga adalah realitas objektif yang menjadi pijakan alam.
Filsafat Islam ingin mengatakan bahwa perjalanan di alam ini (sains, sosial, budaya, masyarakat) sebagai pendahuluan menuju perjumpaan kepada kebenaran hakiki. Filsafat Islam dalam kajian Baqir Shadr ditempatkan bukan dalam idealisme atau realisme materiel, melainkan realisme yang berpijak pada evolusi kesempurnaan manusia dan alam (realisme teologis).
      Tuhan dalam filsafat Islam dipandang sebagai kebenaran yang harus dibuktikan oleh pengetahuan manusia. Tuhan dipandang sebagai subjek utama yang mendorong kita untuk menjawab keharusan berpengetahuan: mengapa kita harus hidup dalam kesungguhan materiel dan nonmateriel.
Buku ini dengan sangat rinci mendudukan hubungan antara Tuhan, materi dan filsafat melalui sebuah pendekatan yang tidak dualistik dan oposisi antara rasio dan alam semesta (rasional-empiris); bahwa Tuhan adalah realitas objektif yang pertemuan dengan-Nya dibangun secara konsepsi (rasional) dan dinilai dalam realitas objektif. Tuhan adalah kebenaran objektif yang diterima manusia sebagai makhluk berkesadaran. Jadi, Tuhan adalah dasar dan tujuan pengetahuan (jiwa) manusia (filsafat psikologi).
Islam Mosque