Sabtu, 22 Desember 2012

Abadilah dirimu IBU....

cahaya lilin kecil di sudut meja sana

Kutatap perlahan lahan
Lamat lamat cahayanya tambah terang
Kupeluk tubuh ibuku dari kejauhan

bagaiamanapun besar dan tuanya manusia manusia
Mereka tetap sebagai seorang anak

wajah itu tersenyum,di raut mukanya mengalir air mata.
Aku lupa kemarin, mengirimkan selendang ungu kesukaan ibuku
Aku lupa,kemarin tak sempat duduk bersama di meja makan.
Aku lupa,kemarin tak sempat mengangkatkan segayung air wudhu untuk shalat subuhnya.
Aku lupa, mencari kata kata indah agar dia tersenyum.

Abadilah dirimu ibu,

Dalam tanda tandaNya
Engkau telah diperkenalkan dengan sangat mesra oleh sabda sabdaNya
kemarin,maafkan aku yang terlalu sibuk mengurus dunia
Hingga lupa taman indah dan surga dalam dirimu.

Ibu,kau tak pernah tak Indah

Dalam setiap desahan nafas
Doa doamu adalah kekuatan maha abadi...

Ibu, kau tak pernah tak indah

Sabtu, 10 November 2012

Sketsa 10 November..

hari ini
sejarah telah melahirkan anak-anak yang pelupa

kita telah lahir dengan anggota badan yang hangat oleh selimut-selimut tebal

hari itu, 10 november
bertepatan dengan sekian lama tinta sejarah menghangatkan spirit merah putih

orang-orang itu berlari dengan hunusan pedang dan senjata rampasan
teriak pekik menjadi pemantik sumbu kobaran seamangat kebebasan, merdeka!

November 2011
ada banyak cara untuk melupakan sejarah

jika hari ini banyak air mata-air mata di rumah-rumah sebuah bangsa yang bebas

di depann rumahnya diwajibkan mengibarkan bendera

disitulah pengkhianatan

Mereka yang telah gugur, meninggalkan jejak sejarah yang agung

sejarah yang hari ini telah dikhianati.

Kamis, 01 November 2012

Peribahasa Uang....





Berikut ini 38 peribahasa tentang uang :
  1. Satu sen yang ditabung adalah satu sen yang diperoleh. -Benjamin Franklin 
  2. Banyak murid telah mendapatkan kekayaan lebih dari tuannya. -Yunani 
  3. Jika seseorang mempunyai seratus dolar dan menghasilkan satu juta dolar, maka hal tersebut sangat luar biasa; Tetapi jika seseorang mempunyai seratus juta dolar dan menghasilkan satu juta dolar, maka hal tersebut tidak bisa terhindarkan. -Amerika 
  4. Misers mengumpulkan kekayaan bagi mereka yang ingin mereka mati. -Polandia 
  5. Jika Anda ingin menipu orang yang kaya dan kuat, Anda jangan menghina mereka. -Jepang 
  6. Dia yang meminjam maka dia akan mengalami penderitaan. -Turki 
  7. Ketika emas berbicara, setiap lidah akan diam. -Italia 
  8. Orang yang menabung maka orang tersebut akan menjadi orang yang bebas.-Cina 
  9. Ketika uang berbicara, kebenaran akan diam. -Rusia 
  10. Uang milik masyarakat seperti air suci, maka semua orang membantu dirinya sendiri untuk mendapatkannya. -Italia 
  11. Uang menyebabkan bajingan menjadi diakui. -Yiddi 
  12. Uang adalah uang, darimanapun itu berasal. -Perancis 
  13. Jika Anda memiliki uang, Anda memiliki kebijaksanaan; jika tidak, maka Anda bodoh. -Turki 
  14. Dia yang meminjam akan mengalami penderitaan. -Turki 
  15. Jika kemanapun Anda pergi Anda erat dengan uang, maka Anda akan disambut dengan kehidupan yang tidak cerah.-Cina 
  16. Siapa yang membayar utang-utangnya akan menjadi kaya. -Perancis 
  17. Makan dan minum dengan teman-teman Anda tetapi tidak melakukan perdagangan dengan mereka. -Turki 
  18. Di bawah kapitalisme, manusia mengeksploitasi manusia; Di bawah sosialisme, keadaan yang terjadi adalah yang sebaliknya. -Polandia 
  19. Kegagalan datang untuk memenangkan uang. -Cina 
  20. Kekhawatiran tentang uang bukan luka yang fana. -Perancis 
  21. Ketika Anda miskin, tetangga tidak akan datang, setelah Anda menjadi kaya, Anda akan terkejut dengan kunjungan dari kerabat jauh. -Cina 
  22. Mendapatkan uang seperti menggali menggunakan jarum. Pengeluaran itu seperti air yang cepat meresap ke dalam pasir. -Jepang 
  23. Bila Anda hanya memiliki dua sen yang tersisa di dunia, maka Anda beli sepotong roti dengan satu sennya dan bunga lili dengan satu sen lainnya. -Cina 
  24. Jika uang kecil tidak dikeluarkan, maka uang besar tidak akan masuk. -Cina 
  25. Memiliki satu sen seperti memiliki uang yang banyak jika Anda tidak memiliki uang sepeser pun. -Yiddi 
  26. Sulit untuk menjadi kaya tanpa menyombongkan diri seperti sulitnya menjadi miskin tanpa mengeluh. -Cina 
  27. Mereka yang menghina uang akhirnya akan mengemis kepada teman-teman mereka. -Cina 
  28. Hati yang bahagia lebih baik daripada sebuah tas yang penuh dengan uang. -Italia 
  29. Setelah orang kaya menjadi kaya, ambisi berikutnya adalah menjadi lebih kaya. -Amerika 
  30. Tidak ada jumlah uang yang dapat membuat orang lain memuji Anda di belakang Anda. -Cina 
  31. Uang tidak dapat membeli keinginan hati. -Cina 
  32. Ketika keberuntungan Anda meningkat, kolom rumah Anda menjadi bengkok. -Armenia 
  33. Bukan uang jika tidak memberikan kebahagiaan walaupun dalam jumlah uang yang banyak. -Rusia 
  34. Menginginkan sesuatu dalam waktu yang cukup lama maka Anda tidak bisa mendapatkannya. -Cina 
  35. Ucapan bodoh dari orang kaya akan menjadi ucapan yang bijaksana. -Spanyol 
  36. Jika Anda memiliki uang, Anda dapat menciptakan hantu dan setan kembali ke gerinda. -Cina 
  37. Jalan terpendek menuju kekayaan terletak pada penghinaan kekayaan. -Seneca 
  38. Dengan uang di saku Anda, Anda menjadi bijak, tampan, dan bernyanyi dengan baik. -Yiddi 

Jumat, 19 Oktober 2012

SiBeYe....

Sudah Seperempat abad,, kita menapak tanpa alas..
Dengan nafsu birahi yang terputus-putus
dan bauan tubuh gaib-Mu yang usai ku setubuhi dengan nafas yang terengah.

Kau masih terlentang dengan dada kembang kempis..
seakan bernyanyi tentang isyarat lampu merah yang tak usai meski malam beranjak lepas.
sementara Ribuan mata memicing tak henti-henti..
tak ubahnya lampu teflon yang menerangi sepertiga ruangan..
Kita masih terjaga.. sayang.

Bukankah kita sudah bersetubuh dalam ruang-ruang khayal yang lega tanpa batas..
Dan kau lalu bunting dengan sebuah bait yang padat.. teramat padat.
lewat  binar matamu yang bergaris hitam-putih itulah,, Ku temui si SBY dengan dada berbulunya tengah tertelap dengan air liur yang meleleh banyak.. hahaha.. Dasar si Yudoyono.

Dan petang ini..
Kau enggan melepas penggalan birahimu sekalipun hanya sebaris kalimat.
Katamu,, biar kusimpan rapat-rapat pada selimut bulu domba si bapak negara  di ranah kita petang ini.

Kau menyeruput kopi
tanpa ampas..
tanpa kepulan asap rokok..
Lalu menepuk debu halus yang menggerogoti peci usang kita.

Akh.. sayang...
Tanganmu setengah terkepaL..
menatap nanar pada tiang-tiang bendera yang meliuk tak beraturan.
sementara Si presiden sudah sedikit terlelap..
Meninggalkan liur pada kain merah bendera yang luput belum terjahit.

Minggu, 16 September 2012

Keindahan dan Keangungan Perempuan

Dewasa ini perempuan kerap dinilai secara fisik-material, dan banyak melupakan aspek terdalamnya (aspek spiritual). Perempuan menjadi korban era materialistik, hedonistik, sekularistik, dan individualistic. Materiastik karena yang dilihat adalah tubuh bukan kepribadian. Hedonistik karena ingin kesenangan sementara. Sekularistik karena tidak lagi peduli lagi pada moral nilai yang didengungkan oleh semua agama. Individualitsik karena mereka tidak peduli bagaimana dampak dari kenekatan mereka berbugil mereka terhadap keluarga dan masyarakat yang dekat dengannya. Pandangan ini tentu reduktif dan dalam beberapa hal mendegradasikan peranan dan identitas perempuan, yang dampaknya menghadirkan seabrek problem yang mendera perempuan, mulai dari masalah hak, peranan dan statusnya, hingga menjadi obyek eksploitasi pasar. 

Di lain sisi, menarik untuk disebutkan, dalam Islam dua perwujudan utama Tuhan adalah Jalal (keagungan) dan Jamal (keindahan). Pada manusia, perwujudan Jalal termanifestasi pada laki-laki sedangkan perwujudan Jamal termanifestasi pada perempuan. Karena itu tak heran bila perempuan sering disebut sebagai simbol keindahan, bahkan sejatinya lebih tinggi lagi, perempuan merupakan simbol keindahan Tuhan (Jamal). Tidak cukup sampai di situ, sejatinya perempuan juga menampilkan keagungan (Jalal) sebagaimana halnya laki-laki juga menampilkan keindahan meski dalam taraf yang berbeda. 

Buku "Keindahan dan Keagungan Perempuan" menghadirkan sisi keindahan dan keagungan pada perempuan. Dalam pengertian bahwa sejatinya dalam pengertian yang paling esensial, perempuan—tidak terkecuali laki-laki—menempati tempat yang tinggi. Penulis buku ini, yang merupakan seorang filsuf, berhasil menyajikan penjelasan-penjelasan terkait perempuan yang bagi banyak orang boleh jadi menimbulkan rasa heran akibat terbukanya tirai tentang hakikat perempuan yang sebenarnya. Banyak pandangan diskriminatif dan miring tentang perempuan ditepis dengan jawaban filsofis dalam buku ini
Islam Mosque